📊

Kalkulator Matriks Risiko 5x5 & HIRADC Interaktif

Evaluasi tingkat keparahan risiko K3, operasional industri, dan proyek berdasarkan standar ISO 31000:2018 & ISO 45001. Dilengkapi visualisasi matriks 5x5, perbandingan risiko awal vs risiko sisa (residual risk), hierarki mitigasi, dan ekspor laporan resmi.

🛡️ Standar ISO 31000 & 45001 ⚡ 5 Preset Industri Riil 🎯 Matriks 5x5 Dinamis 🔄 Penurunan Risiko Residual 🔒 100% Privat & Client-Side
💡 Rumus Matriks Risiko: Tingkat Risiko (Risk Score) = Peluang (Likelihood) × Dampak (Consequence).
Skor 1-4 = 🟢 Rendah (Low) | Skor 5-9 = 🟡 Sedang (Medium) | Skor 10-16 = 🟠 Tinggi (High) | Skor 17-25 = 🚨 Ekstrem (Extreme).

1. Identifikasi Bahaya & Penilaian Risiko Awal

Peluang Dampak / Keparahan (Consequence)
1 (Ringan) 2 (Minor) 3 (Sedang) 4 (Berat) 5 (Fatal)
5 5 (M) 10 (H) 15 (H) 20 (E) 25 (E)
4 4 (L) 8 (M) 12 (H) 16 (H) 20 (E)
3 3 (L) 6 (M) 9 (M) 12 (H) 15 (H)
2 2 (L) 4 (L) 6 (M) 8 (M) 10 (H)
1 1 (L) 2 (L) 3 (L) 4 (L) 5 (M)

2. Tindakan Pengendalian & Risiko Sisa (Residual Risk)

📑 Evaluasi Tingkat Risiko

EKSTREM
Risiko Awal (Inherent Risk)
20
Tingkat: EKSTREM (Extreme)
Tindakan Segera:
HENTIKAN PEKERJAAN! Dilarang mulai tanpa kontrol K3.
📉 Hasil Penurunan Risiko (Residual Risk):
2 🟢 RENDAH (Dapat Diterima)
Efektivitas Mitigasi: 90%
✅ Status: ALARP (As Low As Reasonably Practicable). Pekerjaan diizinkan berjalan dengan pengawasan standar.
📌 Kaidah Standar ISO 45001: Penilaian risiko wajib ditinjau ulang minimal 1 tahun sekali atau saat terjadi insiden kecelakaan kerja (*near-miss / accident*).
Dwi Kurniawan, S.E.
Dwi Kurniawan, S.E. ✓ Verified Author & Developer
Industrial Technologist & Praktisi K3 · Pengembang Dwik.web.id

💡 Cerita di Balik Pembuatan Alat Ini

Dalam pengalaman saya mengelola keselamatan kerja industri manufaktur dan proyek konstruksi, Matriks Risiko 5x5 adalah kompas utama untuk menentukan alokasi sumber daya pencegahan kecelakaan.

🎯 Misi Keselamatan Berbasis Data: Sering kali penilaian bahaya dilakukan secara subjektif tanpa justifikasi peluang dan konsekuensi yang terukur. Kalkulator interaktif ini dibangun agar praktisi K3 dan manajer operasional dapat mengevaluasi risiko sebelum dan sesudah pengendalian secara objektif, visual, dan akurat.

Tanya Jawab Seputar Matriks Risiko & HIRADC K3

Matriks Risiko 5x5 adalah alat bantu visual untuk mengukur tingkat keparahan risiko berdasarkan perkalian dua parameter utama:
Tingkat Risiko (Risk Score) = Peluang (Likelihood 1-5) × Dampak (Consequence 1-5).
Hasil perkalian menghasilkan rentang skor 1 hingga 25 yang diklasifikasikan ke dalam 4 kategori: Rendah / Low (1-4), Sedang / Medium (5-9), Tinggi / High (10-16), dan Ekstrem / Extreme (17-25).
Risiko Awal (Inherent/Initial Risk): Tingkat risiko murni sebelum adanya tindakan pengendalian apa pun.
Risiko Sisa (Residual Risk): Tingkat risiko yang tersisa setelah langkah mitigasi (rekayasa teknik, SOP, APD) diterapkan. Tujuan manajemen K3 adalah menurunkan risiko awal berkategori Tinggi/Ekstrem menjadi risiko sisa berkategori Rendah/Dapat Diterima (ALARP - As Low As Reasonably Practicable).
1 - Sangat Jarang (Rare): Terjadi kurang dari 1 kali dalam 5 tahun.
2 - Jarang (Unlikely): Terjadi 1 kali dalam 1 hingga 3 tahun.
3 - Mungkin (Possible): Terjadi 1 kali per tahun.
4 - Sering (Likely): Terjadi beberapa kali per bulan.
5 - Hampir Pasti (Almost Certain): Terjadi setiap minggu atau setiap saat pekerjaan berlangsung.
1 - Tidak Signifikan: Cedera P3K ringan, tidak ada waktu kerja hilang (LTI = 0).
2 - Ringan: Memerlukan perawatan medis, istirahat dokter < 3 hari.
3 - Sedang: Cedera hilang hari kerja (LTI > 3 hari), kerugian materi sedang.
4 - Berat: Cacat tetap parsial, kerugian materi besar, pencemaran lingkungan.
5 - Sangat Berat / Fatal: Kematian (fatality), cacat total permanen, atau kebakaran masif.
Jika suatu aktivitas memiliki skor risiko berkategori Ekstrem (17-25) atau Tinggi (10-16), pekerjaan DILARANG DIMULAI atau wajib segera dihentikan sampai tindakan pencegahan terpasang dan disetujui oleh Manajemen HSE.

📖 Cara Menggunakan Cara Menggunakan Kalkulator Matriks Risiko 5x5

1
1. Masukkan Potensi Bahaya atau Pilih Preset

Ketik aktivitas kerja atau muat salah satu dari 5 preset bahaya industri (konstruksi, kimia, logistik, medis, IT).

2
2. Tentukan Peluang & Dampak Awal

Pilih nilai Likelihood (1-5) dan Consequence (1-5) atau klik langsung pada sel tabel matriks 5x5.

3
3. Rinci Rencana Pengendalian (Mitigasi)

Terapkan langkah mitigasi hierarki K3 dan tentukan skor residual risk setelah kontrol terpasang.

4
4. Cetak Lembar Penilaian Risiko A4

Dapatkan persentase efektivitas mitigasi dan cetak laporan resmi berstandar ISO 45001.

💡 Kaidah Penilaian Risiko HIRADC yang Akurat

🛑 Penerapan Stop Work Authority Setiap pekerjaan dengan skor risiko awal kategori Ekstrem (17-25) atau Tinggi (10-16) wajib dihentikan sampai kontrol terpasang.
📉 Prinsip ALARP (As Low As Reasonably Practicable) Pastikan mitigasi mampu mereduksi risiko sisa hingga berada di zona hijau (Low 1-4) sebelum izin kerja disetujui.
🔍 Evaluasi Berkala Lakukan peninjauan ulang matriks risiko minimal 1 tahun sekali atau saat terjadi perubahan proses kerja.

🔗 Coba Juga Tools Lain

Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:

📋 Template JSA Interaktif
Analisis keselamatan kerja per langkah tugas OSHA
🎧 Kalkulator Kebisingan TLV/TWA
Evaluasi batas paparan bising Permenaker 5/2018

🔗 Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan

🏭 Kalkulator Beban Emisi Cerobong Boiler (PermenLHK P.15/2019) 📊 Kalkulator TRIR, LTIFR & Statistik KPI K3 — Standar OSHA & Kepmenaker ⏱️ Kalkulator Waktu Baku & Stopwatch Time Study 🎮 Simulasi K3 Gratis — Uji Keputusan Keselamatan Kerja Anda (15 Skenario) 📋 Generator CSMS & Evaluasi K3 Kontraktor (Prakualifikasi Tender) 💥 Kalkulator Radiasi Termal & Jarak Aman Ledakan BLEVE (CCPS)
🕐 Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 · Dibuat oleh dwik.web.id · Syarat & Ketentuan

🔖 Daftar Bacaan