Konverter Latin ke Arab Pegon

Ubah teks Latin menjadi Arab Pegon — abjad serapan Arab untuk bahasa Nusantara. Tiga mode harakat, varian huruf ga/nya/dha yang bisa dipilih, opsi pepet untuk teks Jawa–Madura, dan kamus serapan Arab agar kata seperti "Allah" tidak dieja fonetis.

🕌 Pegon ✍️ 3 Mode Harakat 🔤 Varian Huruf 🖼️ Kaligrafi 🖨️ A4
💡 Ringkasan Inti Arab Pegon
📜 Abjad Nusantara

Arab Pegon adalah abjad Arab yang disesuaikan untuk menulis bahasa Jawa, Sunda, Madura, dan Indonesia. Karena bahasa Nusantara punya bunyi yang tidak ada dalam bahasa Arab, ditambahkan huruf khas: ڤ untuk pa, چ untuk ca, ݢ untuk ga, ڠ untuk nga, dan ۑ (atau ڽ) untuk nya. Vokal ditulis dengan harakat — fathah, kasrah, dammah — atau dengan alif, ya, dan wau pada mode gundul. Pegon tidak memiliki satu ejaan tunggal: pilihan huruf ga, nya, dan dha berbeda antar-pesantren dan antar-daerah, karena itulah alat ini menyediakan varian yang bisa dipilih, bukan mengaku punya satu standar tunggal.

Pa ڤ (VEH)
Ca چ (TCHEH)
Ga ݢ (KEHEH + titik)
Nga ڠ (AIN + 3 titik)
Nya ۑ / ڽ
Pepet U+06E4 small high madda
⚡ Contoh Cepat:Bahasa Indonesia
💾 Workspace:Teks tersimpan privat di browser
1Teks Latin
ketik atau tempel

Hasil diperbarui saat mengetik. Semua proses berjalan di browser — teks tidak dikirim ke server.

2Ortografi
varian

🕌Hasil Pegon

GUNDUL
Hasil Transliterasi
—
KARAKTER MASUKAN
0
KATA DIKONVERSI
0
KAMUS SERAPAN
0 kata
MODE
Gundul · Indonesia
—
🎨 KARTU KALIGRAFI (UNDUH PNG)
—

🕌 Huruf Khas

ڤ pa · چ ca · ݢ ga · ڠ nga · ۑ nya

Huruf Arab yang diberi titik tambahan untuk bunyi Nusantara.

✍️ Vokal

fathah a · kasrah i · dammah u

Mode gundul memakai alif/ya/wau; mode lengkap memakai harakat.

ۤ Pepet

e /ə/ → U+06E4

Pilih opsi pepet untuk teks Jawa/Madura; "eu" Sunda tetap utuh.

Dwi Kurniawan, S.E.
Dwi Kurniawan, S.E. ✓ Verified Author & Developer
Industrial Technologist & Praktisi K3 · Pengembang Dwik.web.id

💡 Cerita di Balik Pembuatan Alat Ini

Selama ratusan tahun Pegon menjadi jembatan literasi antara ajaran keagamaan dan bahasa Nusantara. Yang membuatnya sulit didigitalkan bukan kamus hurufnya, melainkan kenyataan bahwa ejaannya tidak pernah tunggal: huruf ga, nya, dan dha berbeda antar-pesantren, dan huruf "e" bisa berarti /e/ atau /ə/ tergantung bahasanya. Konverter yang mengaku punya satu ejaan paling benar biasanya justru salah untuk sebagian penggunanya.

🎯 Misi: Menyediakan konversi Pegon dengan varian yang terbuka — tiga mode harakat, tiga varian huruf, dan opsi pepet — beserta tabel abjad yang nama Unicode-nya diverifikasi, bukan dikutip dari blog.

HurufNamaBunyi LatinStatusCode point
اAlifa / pembuka vokalAsli ArabU+0627
بBabAsli ArabU+0628
تTatAsli ArabU+062A
ثTsatsAsli ArabU+062B
جJimjAsli ArabU+062C
چCa — TCHEHcKhas PegonU+0686
حHah (tebal)Asli ArabU+062D
خKhokhAsli ArabU+062E
دDaldAsli ArabU+062F
ڎDha — DULdh / ḍKhas PegonU+068E
ذDzaldzAsli ArabU+0630
رRarAsli ArabU+0631
زZaizAsli ArabU+0632
سSinsAsli ArabU+0633
شSyinsy / shAsli ArabU+0634
صShadsh (tebal)Asli ArabU+0635
ضDhaddh (tebal)Asli ArabU+0636
طThath (tebal)Asli ArabU+0637
ڟTha Pegon — TAH + 3 titikth / ṭKhas PegonU+069F
عAin‘aAsli ArabU+0639
غGhainghAsli ArabU+063A
ڠNga — AIN + 3 titik atasngKhas PegonU+06A0
فFafAsli ArabU+0641
ڤPa — VEHpKhas PegonU+06A4
قQafqAsli ArabU+0642
كKafkAsli ArabU+0643
ݢGa — KEHEH + titik atasgKhas PegonU+0762
لLamlAsli ArabU+0644
مMimmAsli ArabU+0645
نNunnAsli ArabU+0646
ۑNya — YEH + 3 titik bawahnyKhas PegonU+06D1
وWauw / u / oAsli ArabU+0648
هHahAsli ArabU+0647
يYay / i / eAsli ArabU+064A
ۤSmall High Maddapepet /ə/Vokal PegonU+06E4

Nama Unicode dan code point diverifikasi satu per satu lewat unicodedata, bukan disalin dari blog. Huruf bertanda Khas Pegon adalah modifikasi abjad Arab untuk bunyi Nusantara.

VarianHurufNama UnicodeCode pointCatatan
Ga (utama)ݢKEHEH WITH DOT ABOVEU+0762Lazim di naskah Jawa dan Sunda
Ga (alternatif)ڮKAF WITH THREE DOTS BELOWU+06AEDipakai sebagian pesantren dan naskah Melayu
Nya (utama)ۑYEH WITH THREE DOTS BELOWU+06D1Bentuk yang paling sering muncul di cetakan
Nya (alternatif)ڽNOON WITH THREE DOTS ABOVEU+06BDUmum pada naskah Jawi
Dha (utama)ڎDULU+068EHuruf khusus untuk /dh/
Dha (alternatif)ڊDAL WITH DOT BELOWU+068AVariasi regional

Tanya Jawab Arab Pegon

Arab Pegon adalah abjad Arab yang disesuaikan untuk menulis bahasa Nusantara — terutama Jawa, Sunda, dan Madura, juga Indonesia dalam konteks pesantren. Karena bahasa-bahasa itu memiliki bunyi yang tidak ada dalam bahasa Arab, ditambahkan huruf khas seperti ڤ untuk pa, چ untuk ca, ݢ untuk ga, ڠ untuk nga, dan ۑ untuk nya.
Pegon tidak pernah dibakukan oleh satu otoritas. Pemilihan huruf untuk bunyi ga, nya, dan dha berbeda antar-daerah dan antar-kitab: ga dapat ditulis ݢ atau ڮ, nya dapat ۑ atau ڽ, dha dapat ڎ atau ڊ. Alat ini menyediakan pilihan varian tersebut alih-alih mengaku memiliki satu ejaan yang paling benar.
Mode gundul menulis tanpa tanda harakat, mengandalkan alif, ya, dan wau untuk vokal — seperti tulisan Arab sehari-hari. Mode semi memberi harakat pada sebagian vokal, dan mode lengkap menuliskan fathah, kasrah, dammah, serta sukun pada seluruh suku kata. Untuk bahan ajar pemula, mode lengkap lebih mudah dibaca; untuk naskah, gundul lebih lazim.
Saat teks sumber berbahasa Jawa atau Madura dan huruf "e" diucapkan /ə/ — misalnya "segel" dibaca sêgêl, bukan segel. Opsi ini mengganti "e" menjadi ê sehingga ditulis dengan tanda pepet U+06E4. Rangkaian "eu" khas Sunda tidak diubah karena itu vokal tersendiri.
Karena alat ini memakai kamus serapan Arab lebih dulu. Kata serapan yang lazim ditulis dalam ejaan Arab asli (الله, محمد, مسجد) diambil utuh dari kamus, bukan ditransliterasikan fonetis menjadi alif-lam-lam-ha. Untuk kata di luar kamus, ejaan fonetis Pegon yang dipakai.
Tidak. Alat ini untuk latihan menulis, bahan ajar, dan konversi cepat. Penerbitan naskah memerlukan edisi diplomatik yang mempertahankan ejaan asli per naskah, dan itu pekerjaan filologi — bukan transliterasi mesin. Untuk itu, rujuk langsung ke naskah dan ahli di bidangnya.

📖 Cara Menggunakan Mengonversi Teks ke Pegon

1
1. Tempel teks Latin

Bisa bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, atau Madura. Hasil muncul saat mengetik.

2
2. Pilih mode harakat

Gundul untuk naskah, lengkap untuk bahan ajar pemula.

3
3. Sesuaikan varian

Pilih ga, nya, dan dha yang dipakai pesantren/daerah Anda; aktifkan pepet untuk teks Jawa-Madura.

4
4. Simpan atau cetak

Unduh kaligrafi PNG, salin hasil, atau cetak lembar latihan A4.

💡 Catatan Ortografi

🕌 Tak Ada Ejaan Tunggal Varian ga/nya/dha sah berbeda antar-pesantren — itu pilihan, bukan kesalahan.
ۤ e vs ê "e" taling = /e/; pepet /ə/ memakai U+06E4. Aktifkan opsi pepet untuk teks Jawa.
📖 Kamus Serapan Allah, Muhammad, masjid diambil utuh dalam ejaan Arab, bukan dieja fonetis.
🖋️ Font Penerima Bila penerima melihat kotak, kirim PNG atau lembar A4 dari alat ini.

🔗 Coba Juga Tools Lain

Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:

🪄 Aksara Jawa
Hanacaraka
🌿 Aksara Sunda
Kaganga
📜 Aksara Lontara
Bugis–Makassar
🕌 Aksara Jawi
Arab Melayu
✍️ Pengubah Huruf
Format teks
🔢 Hitung Kata
Statistik teks

🔗 Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan

📊 Text Similarity Checker 📜 Konverter Aksara Jawa Hanacaraka Latin ⇄ Jawa 📊 Hitung Kata & Karakter 📝 Lorem Ipsum Generator 📝 Markdown Editor & Live HTML Studio ⚖️ Text Diff Checker — Bandingkan Perbedaan Teks & Kode

🐛 Ada Masukan?

Tool ini dikembangkan sendiri. Laporkan bug atau usulkan fitur — semua masukan dibaca!

❤️ Dukung & Bagikan

Jika tools ini bermanfaat, bantu lebih banyak orang menemukannya ya 😊

☕ Traktir Dwi Secangkir Kopi Dukunganmu membantu tools ini tetap gratis dan terus berkembang.
Bagikan ke:
𝕏 f in 💬
Terakhir diperbarui: 25 Oktober 2026 · dwik.web.id
Tanya Jawab & Diskusi Teknis

Diskusi Penggunaan Konverter Latin ke Arab Pegon

Ada pertanyaan seputar rumus perhitungan, dasar regulasi, kendala teknis, atau saran pengembangan alat ini? Tuliskan diskusi Anda di bawah.

Hemat kuota & memori — komentar dimuat hanya saat Anda inginkan.

🔖 Daftar Bacaan