Kalkulator ISBB & Heat Stress K3
Evaluasi iklim kerja panas dan risiko tekanan panas (Heat Stress) pekerja. Hitung nilai Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB / WBGT) Indoor & Outdoor sesuai Permenaker No. 05/2018, tentukan siklus kerja-istirahat, dan estimasi kebutuhan hidrasi tubuh.
📜 Permenaker No. 05/2018
⚡ 4 Preset Lingkungan Kerja
☀️ Indoor & Outdoor WBGT
⏱️ Siklus Kerja-Istirahat
🔒 100% Privat & Client-Side
💡 Kaidah Iklim Kerja Panas (Permenaker 05/2018): Nilai Ambang Batas (NAB) ISBB untuk kerja kontinu 8 jam adalah 31.0°C (Ringan), 28.0°C (Sedang), dan 25.0°C (Berat). Jika ISBB melampaui NAB, wajib diterapkan jadwal rotasi istirahat di tempat sejuk.
1. Lokasi & Tipe Lingkungan Kerja
2. Data Pengukuran Termometer (°C)
Natural Wet Bulb Temperature (°C)
Globe Thermometer 150mm Black (°C)
Dry Bulb Temperature (Outdoor)
📊 Hasil Evaluasi Iklim Kerja
MELEBIHI NABNilai ISBB Terukur
31.4°C
NAB Baku: 25.0°C (+6.4°C Melebihi)
Siklus Kerja:
25% Kerja / 75% Istirahat
rotasi wajib per jam
Asupan Hidrasi Cairan
1.000 ml/jam
1 gelas tiap 15 menit
Kategori Beban Kerja
Beban Berat
> 350 kkal/jam
🌡️ Posisi Suhu ISBB terhadap Nilai Ambang Batas (NAB)
Tanya Jawab Seputar Pengukuran ISBB & Heat Stress K3
ISBB (Wet Bulb Globe Temperature / WBGT) adalah indeks iklim kerja terintegrasi yang menggabungkan pengaruh suhu udara kering, kelembaban udara (suhu basah), radiasi panas matahari/mesin (suhu bola), dan kecepatan angin. Termometer suhu ruang biasa hanya mengukur suhu kering sehingga gagal menilai risiko dehidrasi dan heat stroke pada pekerja lapangan.
• Indoor (Tanpa Paparan Sinar Matahari Langsung):
• Outdoor (Terpapar Radiasi Sinar Matahari Langsung):
ISBB = (0.7 × Suhu Basah Alami) + (0.3 × Suhu Bola)• Outdoor (Terpapar Radiasi Sinar Matahari Langsung):
ISBB = (0.7 × Suhu Basah Alami) + (0.2 × Suhu Bola) + (0.1 × Suhu Kering)Untuk alokasi Kerja Kontinu 8 Jam (75% - 100%):
• Beban Kerja Ringan (< 200 kkal/jam): NAB = 31.0°C
• Beban Kerja Sedang (200 - 350 kkal/jam): NAB = 28.0°C
• Beban Kerja Berat (> 350 - 500 kkal/jam): NAB = 25.0°C
• Beban Kerja Ringan (< 200 kkal/jam): NAB = 31.0°C
• Beban Kerja Sedang (200 - 350 kkal/jam): NAB = 28.0°C
• Beban Kerja Berat (> 350 - 500 kkal/jam): NAB = 25.0°C
Jika hasil pengukuran ISBB melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) beban kerja, perusahaan wajib menjadwalkan rotasi istirahat di area sejuk ber-AC/beratap (misal: 50% kerja / 50% istirahat per jam) untuk menurunkan suhu inti tubuh pekerja dan mencegah serangan Heat Exhaustion.
Sesuai rekomendasi K3 dan OSHA, pekerja dianjurkan meminum 1 gelas air (± 250 ml) setiap 15 - 20 menit atau sekitar 750 ml hingga 1 Liter per jam. Jangan menunggu sampai merasa haus, dan hindari minuman berenergi tinggi kafein yang memicu dehidrasi.
📖 Cara Menggunakan Cara Mengukur ISBB & Evaluasi Heat Stress
1
1. Pilih Tipe Lingkungan
Tentukan apakah pengukuran dilakukan di luar ruangan (Outdoor dengan sinar matahari) atau di dalam ruangan.
2
2. Masukkan Suhu Termometer
Input nilai Suhu Basah Alami (Twb), Suhu Bola Radiasi (Tg), dan Suhu Kering (Td).
3
3. Pilih Kategori Beban Kerja
Pilih beban kerja metabolik pekerja (Ringan <200 kkal, Sedang 200-350 kkal, Berat >350 kkal).
4
4. Evaluasi Siklus Rehat & Cetak A4
Dapatkan rekomendasi alokasi istirahat, kebutuhan hidrasi air minum, dan cetak laporan hasil uji A4.
💡 Tips Pencegahan Heat Exhaustion & Heat Stroke di Tempat Kerja
💧 Minum Sebelum Haus
Konsumsi 1 gelas air (250 ml) setiap 15-20 menit; jangan menunggu rasa haus muncul.
🛖 Sediakan Rest Area Sejuk
Sediakan tempat istirahat teduh berventilasi baik atau ber-AC dekat area kerja.
👕 Pakaian Kerja Bersirkulasi
Gunakan pakaian berbahan katun tipis yang menyerap keringat dan topi pelindung sinar UV.
🔗 Coba Juga Tools Lain
Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:
🔗 Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan
🕐 Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 · Dibuat oleh dwik.web.id · Syarat & Ketentuan