πŸ§β€β™‚οΈ

Kalkulator Ergonomi REBA & RULA

Platform asesmen risiko ergonomi dan beban postur tubuh pekerja industri. Menghitung skor tindakan korektif (Action Level) menggunakan metode baku RULA (Rapid Upper Limb Assessment) untuk ekstremitas atas dan REBA (Rapid Entire Body Assessment) untuk seluruh tubuh.

πŸ“ Dual-Engine RULA & REBA ⚑ 4 Preset Aktivitas Industri 🧍 Visualisasi Mannequin Canvas πŸ“‹ Kategori Action Level K3 πŸ”’ 100% Privat & Client-Side
πŸ’Ύ Workspace Lokal: Parameter tersimpan privat di peramban
πŸ’‘ Kaidah Pemilihan Metode: Gunakan RULA untuk pekerjaan dominan ekstremitas atas dalam posisi duduk/statis (operator komputer, assembly line). Gunakan REBA untuk pekerjaan dinamis seluruh tubuh dengan beban berat atau postur janggal (gudang, perawat, konstruksi).

1. Grup A RULA: Lengan Atas, Lengan Bawah & Pergelangan

2. Grup B RULA: Leher, Batang Tubuh & Kaki

πŸ“Š Hasil Asesmen Ergonomi

RISIKO RENDAH (LEVEL 1)
Skor Akhir RULA
3
Risiko Rendah Β· Perubahan Mungkin Diperlukan
Tingkat Tindakan:
Level 2
Action Required
Skor Subgrup A (Arm/Wrist)
2
Upper Limb Index
Skor Subgrup B (Neck/Trunk)
2
Trunk/Neck Index
🧍 Diagram Postur & Titik Tekan Sendi Pekerja
Dwi Kurniawan, S.E.
Dwi Kurniawan, S.E. βœ“ Verified Author & Developer
Industrial Technologist & Praktisi K3 Β· Pengembang Dwik.web.id

πŸ’‘ Cerita di Balik Pembuatan Alat Ini

Gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan penyakit akibat kerja nomor satu di sektor manufaktur dan perkantoran yang kerap diabaikan hingga pekerja mengalami cedera saraf terjepit atau nyeri tulang belakang kronis.

🎯 Misi Pencegahan Penyakit Akibat Kerja Ergonomi: Melakukan evaluasi postur secara objektif berbasis standar internasional ISO 11226, RULA, dan REBA memungkinkan tim HSE dan manajemen merancang stasiun kerja yang aman, meningkatkan produktivitas, dan memenuhi standar audit SMK3 Permenaker 05/2018.

Tanya Jawab Seputar Asesmen Ergonomi REBA & RULA

β€’ RULA (Rapid Upper Limb Assessment): Digunakan untuk pekerjaan yang dominan menggunakan tubuh bagian atas dalam posisi duduk atau berdiri statis (misalnya operator komputer, perakitan elektronik, penjahit, kasir).
β€’ REBA (Rapid Entire Body Assessment): Digunakan untuk pekerjaan dinamis yang melibatkan seluruh anggota tubuh, postur tubuh janggal, dan penanganan beban berat (misalnya perawat mengangkat pasien, pekerja gudang, konstruksi, teknisi mesin).
β€’ Skor 1–2 (Level 1): Risiko dapat diabaikan, postur kerja dapat diterima.
β€’ Skor 3–4 (Level 2): Risiko rendah, perubahan postur mungkin diperlukan.
β€’ Skor 5–6 (Level 3): Risiko sedang, investigasi lebih lanjut dan lakukan perbaikan segera.
β€’ Skor 7+ (Level 4): Risiko sangat tinggi, lakukan perubahan dan rekayasa ergonomi saat ini juga.
β€’ Skor 1 (Level 0): Risiko dapat diabaikan.
β€’ Skor 2–3 (Level 1): Risiko rendah, perubahan mungkin diperlukan.
β€’ Skor 4–7 (Level 2): Risiko sedang, investigasi dan tindakan perbaikan diperlukan.
β€’ Skor 8–10 (Level 3): Risiko tinggi, implementasikan perubahan segera.
β€’ Skor 11–15 (Level 4): Risiko sangat tinggi, hentikan dan ubah metode kerja sekarang.
Tiga faktor penambah skor utama adalah:
1. Beban / Gaya (Load/Force): Bobot benda yang diangkat (>2 kg, >10 kg, atau beban kejut).
2. Aktivitas Otot Statis / Repetitif: Postur ditahan >1 menit atau diulang >4 kali/menit.
3. Kualitas Pegangan (Coupling): Handle yang licin, tidak stabil, atau tanpa pegangan sama sekali.
Ya, metode RULA dan REBA merupakan metodologi baku yang diakui secara global dan sesuai dengan ketentuan Permenaker No. 05 Tahun 2018 Pasal 23 tentang Ergonomi Kerja untuk melengkapi dokumen identifikasi bahaya ergonomi (HIRADC / JSA).

πŸ“– Cara Menggunakan Cara Melakukan Asesmen REBA & RULA

1
1. Pilih Metode Evaluasi

Pilih RULA untuk pekerjaan meja/duduk dengan gerakan tangan dominan atau REBA untuk kerja dinamis seluruh tubuh.

2
2. Tentukan Sudut Persendian

Pilih sudut fleksi/ekstensi leher, punggung, lengan atas, siku, pergelangan tangan, dan tumpuan kaki.

3
3. Tinjau Skor Akhir & Action Level

Amati diagram titik tekan persendian canvas dan tingkat urgensi tindakan korektif K3.

4
4. Cetak Lembar Asesmen A4

Ekspor formulir evaluasi ergonomi resmi format A4 untuk melengkapi dokumen audit HIRADC / JSA.

πŸ’‘ Kaidah Rekayasa Ergonomi Kerja

πŸͺ‘ Atur Ketinggian Meja Kerja Posisikan siku membentuk sudut 90Β° dan monitor sejajar dengan garis pandang mata untuk mencegah leher tegang.
πŸ“¦ Gunakan Alat Bantu Angkut Gunakan troli atau konveyor pada pengangkatan barang >10 kg untuk menurunkan skor REBA dari Level 4 ke Level 1.
⏰ Terapkan Micro-Break Rutin Lakukan peregangan 1–2 menit setiap 30 menit kerja statis untuk memulihkan sirkulasi darah otot.

πŸ”— Coba Juga Tools Lain

Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:

πŸ“¦ Kalkulator NIOSH Lifting
Batas angkat beban manual
🧠 Beban Kerja Mental NASA-TLX
Ukur stres kognitif kerja

πŸ”— Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan

πŸͺœ Kalkulator Beban & Kapasitas Perancah Scaffolding K3 πŸ“‹ Generator Toolbox Meeting 5 Menit β€” Safety Briefing Log 🧯 Kalkulator APAR: Hitung Kebutuhan Tabung K3 πŸ’‘ Kalkulator Kebutuhan Pencahayaan Ruang Kerja (Lux Meter Permenaker 05/2018) πŸ“š Kalkulator Biaya Pelatihan K3 Perusahaan (Rencana Anggaran RAB 2026) πŸ”§ Kalkulator BPJS Kesehatan (Iuran Karyawan PPU & Mandiri)
Iklan · Sponsor
πŸ• Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 Β· Dibuat oleh dwik.web.id Β· Syarat & Ketentuan

πŸ”– Daftar Bacaan