Kalkulator Ergonomi REBA & RULA
Platform asesmen risiko ergonomi dan beban postur tubuh pekerja industri. Menghitung skor tindakan korektif (Action Level) menggunakan metode baku RULA (Rapid Upper Limb Assessment) untuk ekstremitas atas dan REBA (Rapid Entire Body Assessment) untuk seluruh tubuh.
π Dual-Engine RULA & REBA
β‘ 4 Preset Aktivitas Industri
π§ Visualisasi Mannequin Canvas
π Kategori Action Level K3
π 100% Privat & Client-Side
π‘ Kaidah Pemilihan Metode: Gunakan RULA untuk pekerjaan dominan ekstremitas atas dalam posisi duduk/statis (operator komputer, assembly line). Gunakan REBA untuk pekerjaan dinamis seluruh tubuh dengan beban berat atau postur janggal (gudang, perawat, konstruksi).
1. Grup A RULA: Lengan Atas, Lengan Bawah & Pergelangan
2. Grup B RULA: Leher, Batang Tubuh & Kaki
π Hasil Asesmen Ergonomi
RISIKO RENDAH (LEVEL 1)Skor Akhir RULA
3
Risiko Rendah Β· Perubahan Mungkin Diperlukan
Tingkat Tindakan:
Level 2
Action Required
Skor Subgrup A (Arm/Wrist)
2
Upper Limb Index
Skor Subgrup B (Neck/Trunk)
2
Trunk/Neck Index
π§ Diagram Postur & Titik Tekan Sendi Pekerja
Tanya Jawab Seputar Asesmen Ergonomi REBA & RULA
β’ RULA (Rapid Upper Limb Assessment): Digunakan untuk pekerjaan yang dominan menggunakan tubuh bagian atas dalam posisi duduk atau berdiri statis (misalnya operator komputer, perakitan elektronik, penjahit, kasir).
β’ REBA (Rapid Entire Body Assessment): Digunakan untuk pekerjaan dinamis yang melibatkan seluruh anggota tubuh, postur tubuh janggal, dan penanganan beban berat (misalnya perawat mengangkat pasien, pekerja gudang, konstruksi, teknisi mesin).
β’ REBA (Rapid Entire Body Assessment): Digunakan untuk pekerjaan dinamis yang melibatkan seluruh anggota tubuh, postur tubuh janggal, dan penanganan beban berat (misalnya perawat mengangkat pasien, pekerja gudang, konstruksi, teknisi mesin).
β’ Skor 1β2 (Level 1): Risiko dapat diabaikan, postur kerja dapat diterima.
β’ Skor 3β4 (Level 2): Risiko rendah, perubahan postur mungkin diperlukan.
β’ Skor 5β6 (Level 3): Risiko sedang, investigasi lebih lanjut dan lakukan perbaikan segera.
β’ Skor 7+ (Level 4): Risiko sangat tinggi, lakukan perubahan dan rekayasa ergonomi saat ini juga.
β’ Skor 3β4 (Level 2): Risiko rendah, perubahan postur mungkin diperlukan.
β’ Skor 5β6 (Level 3): Risiko sedang, investigasi lebih lanjut dan lakukan perbaikan segera.
β’ Skor 7+ (Level 4): Risiko sangat tinggi, lakukan perubahan dan rekayasa ergonomi saat ini juga.
β’ Skor 1 (Level 0): Risiko dapat diabaikan.
β’ Skor 2β3 (Level 1): Risiko rendah, perubahan mungkin diperlukan.
β’ Skor 4β7 (Level 2): Risiko sedang, investigasi dan tindakan perbaikan diperlukan.
β’ Skor 8β10 (Level 3): Risiko tinggi, implementasikan perubahan segera.
β’ Skor 11β15 (Level 4): Risiko sangat tinggi, hentikan dan ubah metode kerja sekarang.
β’ Skor 2β3 (Level 1): Risiko rendah, perubahan mungkin diperlukan.
β’ Skor 4β7 (Level 2): Risiko sedang, investigasi dan tindakan perbaikan diperlukan.
β’ Skor 8β10 (Level 3): Risiko tinggi, implementasikan perubahan segera.
β’ Skor 11β15 (Level 4): Risiko sangat tinggi, hentikan dan ubah metode kerja sekarang.
Tiga faktor penambah skor utama adalah:
1. Beban / Gaya (Load/Force): Bobot benda yang diangkat (>2 kg, >10 kg, atau beban kejut).
2. Aktivitas Otot Statis / Repetitif: Postur ditahan >1 menit atau diulang >4 kali/menit.
3. Kualitas Pegangan (Coupling): Handle yang licin, tidak stabil, atau tanpa pegangan sama sekali.
1. Beban / Gaya (Load/Force): Bobot benda yang diangkat (>2 kg, >10 kg, atau beban kejut).
2. Aktivitas Otot Statis / Repetitif: Postur ditahan >1 menit atau diulang >4 kali/menit.
3. Kualitas Pegangan (Coupling): Handle yang licin, tidak stabil, atau tanpa pegangan sama sekali.
Ya, metode RULA dan REBA merupakan metodologi baku yang diakui secara global dan sesuai dengan ketentuan Permenaker No. 05 Tahun 2018 Pasal 23 tentang Ergonomi Kerja untuk melengkapi dokumen identifikasi bahaya ergonomi (HIRADC / JSA).
π Cara Menggunakan Cara Melakukan Asesmen REBA & RULA
1
1. Pilih Metode Evaluasi
Pilih RULA untuk pekerjaan meja/duduk dengan gerakan tangan dominan atau REBA untuk kerja dinamis seluruh tubuh.
2
2. Tentukan Sudut Persendian
Pilih sudut fleksi/ekstensi leher, punggung, lengan atas, siku, pergelangan tangan, dan tumpuan kaki.
3
3. Tinjau Skor Akhir & Action Level
Amati diagram titik tekan persendian canvas dan tingkat urgensi tindakan korektif K3.
4
4. Cetak Lembar Asesmen A4
Ekspor formulir evaluasi ergonomi resmi format A4 untuk melengkapi dokumen audit HIRADC / JSA.
π‘ Kaidah Rekayasa Ergonomi Kerja
πͺ Atur Ketinggian Meja Kerja Posisikan siku membentuk sudut 90Β° dan monitor sejajar dengan garis pandang mata untuk mencegah leher tegang.
π¦ Gunakan Alat Bantu Angkut Gunakan troli atau konveyor pada pengangkatan barang >10 kg untuk menurunkan skor REBA dari Level 4 ke Level 1.
β° Terapkan Micro-Break Rutin Lakukan peregangan 1β2 menit setiap 30 menit kerja statis untuk memulihkan sirkulasi darah otot.
π Coba Juga Tools Lain
Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:
π Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan
πͺ Kalkulator Beban & Kapasitas Perancah Scaffolding K3
π Generator Toolbox Meeting 5 Menit β Safety Briefing Log
π§― Kalkulator APAR: Hitung Kebutuhan Tabung K3
π‘ Kalkulator Kebutuhan Pencahayaan Ruang Kerja (Lux Meter Permenaker 05/2018)
π Kalkulator Biaya Pelatihan K3 Perusahaan (Rencana Anggaran RAB 2026)
π§ Kalkulator BPJS Kesehatan (Iuran Karyawan PPU & Mandiri)
π Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 Β· Dibuat oleh dwik.web.id Β· Syarat & Ketentuan