Kalkulator TRIR, LTIFR & Statistik KPI K3
Evaluasi indikator kinerja keselamatan kerja perusahaan secara kuantitatif sesuai standar OSHA 1904 dan Kepmenaker No. 372/1989. Hitung Total Recordable Incident Rate (TRIR), Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR), Severity Rate (SR), dan Jam Kerja Selamat (Safe Man-Hours).
🛡️ Standar OSHA 1904 & Kepmenaker
⚡ 4 Preset Sektor Industri
🎯 TRIR & LTIFR Presisi
🏆 Safe Man-Hours Tracker
🔒 100% Privat & Client-Side
💡 Rumus Statistik K3 Baku:
• TRIR (OSHA):
• LTIFR (Internasional/RI):
• Severity Rate (SR):
• TRIR (OSHA):
(Jumlah Kasus Tercatat × 200.000) ÷ Total Jam Kerja• LTIFR (Internasional/RI):
(Jumlah Kasus LTI × 1.000.000) ÷ Total Jam Kerja• Severity Rate (SR):
(Total Hari Hilang × 1.000.000) ÷ Total Jam Kerja
1. Jam Kerja Orang & Tenaga Kerja (Exposure)
Karyawan tetap, kontrak, & subkontraktor
Akumulasi jam kerja seluruh personel periode ini
2. Data Kasus Kecelakaan & Dampak Hari Kerja
Fatality, LTI, Restricted Work, Medical Treatment
Kecelakaan yang menyebabkan istirahat > 1 hari
Jumlah total hari istirahat dokter dari kasus LTI
Indikator proaktif pelaporan bahaya di lapangan
📋 Hasil Evaluasi Kinerja K3
BAIKTRIR Score (OSHA)
0.50
Status: 🟢 Kinerja Sangat Baik (< 1.0)
Tingkat LTIFR:
0.83
per 1 juta jam kerja
Severity Rate (SR)
15.0
hari hilang / 1M jam
Safe Man-Hours
1.200.000
jam kerja selamat
🎯 Indikator Tingkat Risiko TRIR vs Benchmark Industri
Tanya Jawab Seputar Statistik KPI K3 (TRIR & LTIFR)
• TRIR (Total Recordable Incident Rate): Standar OSHA Amerika Serikat yang mengukur seluruh kasus kecelakaan kerja tercatat (kematian, kasus kehilangan hari kerja, kasus pembatasan kerja, dan perawatan medis di luar P3K) per 200.000 jam kerja (ekivalen dengan 100 pekerja penuh waktu setahun).
• LTIFR (Lost Time Injury Frequency Rate): Standar internasional & Indonesia (Permenaker) yang mengukur hanya kecelakaan kerja yang menyebabkan pekerja kehilangan hari kerja (Lost Time Injury / LTI) per 1.000.000 jam kerja.
• LTIFR (Lost Time Injury Frequency Rate): Standar internasional & Indonesia (Permenaker) yang mengukur hanya kecelakaan kerja yang menyebabkan pekerja kehilangan hari kerja (Lost Time Injury / LTI) per 1.000.000 jam kerja.
• 200.000 Jam: Berasal dari perhitungan 100 orang pekerja × 40 jam kerja per minggu × 50 minggu kerja dalam satu tahun (standar dasar OSHA).
• 1.000.000 Jam: Standar internasional (ILO) dan Kepmenaker 372/1989 untuk memudahkan perbandingan frekuensi kecelakaan pada skala populasi 500 tenaga kerja.
• 1.000.000 Jam: Standar internasional (ILO) dan Kepmenaker 372/1989 untuk memudahkan perbandingan frekuensi kecelakaan pada skala populasi 500 tenaga kerja.
Severity Rate (SR / Tingkat Keparahan) mengukur seberapa parah dampak kecelakaan yang terjadi berdasarkan jumlah hari kerja yang hilang:
Jika LTIFR menjawab "seberapa sering kecelakaan terjadi", maka SR menjawab "seberapa parah hari kerja yang terbuang akibat kecelakaan tersebut".
SR = (Total Hari Hilang × 1.000.000) ÷ Total Jam Kerja.Jika LTIFR menjawab "seberapa sering kecelakaan terjadi", maka SR menjawab "seberapa parah hari kerja yang terbuang akibat kecelakaan tersebut".
• TRIR < 1.0: Sangat Baik (Top Tier Industry / World Class Safety).
• TRIR 1.0 - 3.0: Rata-rata industri manufaktur dan konstruksi.
• TRIR > 3.0: Tingkat kecelakaan tinggi, perlu audit K3 menyeluruh.
• Target Utama: Zero Accident (LTIFR = 0.00 dan Safe Man-Hours terus bertambah).
• TRIR 1.0 - 3.0: Rata-rata industri manufaktur dan konstruksi.
• TRIR > 3.0: Tingkat kecelakaan tinggi, perlu audit K3 menyeluruh.
• Target Utama: Zero Accident (LTIFR = 0.00 dan Safe Man-Hours terus bertambah).
Ya, formulir laporan yang dicetak dari alat ini telah memuat tabel statistik lengkap (TRIR, LTIFR, Severity Rate, Man-Hours) yang siap dilampirkan dalam Laporan Triwulan P2K3 ke Dinas Tenaga Kerja maupun persyaratan Prakualifikasi CSMS (Contractor Safety Management System) tender proyek.
📖 Cara Menggunakan Cara Menghitung TRIR, LTIFR & Statistik K3
1
1. Masukkan Jam Kerja & Jumlah Pekerja
Input total man-hours kumulatif dan jumlah tenaga kerja yang aktif dalam periode berjalan.
2
2. Masukkan Kasus Kecelakaan
Input jumlah kasus kecelakaan tercatat (Recordable), kasus LTI, dan hari kerja hilang.
3
3. Evaluasi Angka TRIR & LTIFR
Pantau gauge visual tingkat keparahan dan bandingkan dengan standar target industri (< 1.0).
4
4. Cetak Laporan Kinerja K3 A4
Ekspor dokumen statistik keselamatan resmi untuk lampiran laporan P2K3 atau tender.
💡 Strategi Menurunkan Tingkat Insiden K3 (TRIR)
📢 Dorong Pelaporan Near-Miss
Piramida Heinrich membuktikan bahwa menyelesaikan 300 near-miss mencegah 1 kecelakaan fatal.
🛑 Terapkan Stop Work Authority
Beri wewenang kepada seluruh pekerja untuk menghentikan pekerjaan jika melihat kondisi berbahaya.
🔍 Investigasi Akar Masalah (RCA)
Lakukan Root Cause Analysis pada setiap insiden minor agar tidak terulang di masa depan.
🔗 Coba Juga Tools Lain
Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:
🔗 Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan
🕐 Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 · Dibuat oleh dwik.web.id · Syarat & Ketentuan