Kalkulator Ventilasi Dilusi Ruang Kerja (ACGIH)
Perhitungan kebutuhan debit laju aliran udara ventilasi umum (*General Dilution Airflow*) dan pergantian udara per jam (*Air Changes per Hour* / ACH) untuk mengendalikan konsentrasi uap pelarut kimia beracun sesuai standar internasional ACGIH Industrial Ventilation Manual.
📜 Standar ACGIH Industrial Ventilation
⚡ 4 Preset Ruang Bengkel & Lab Kimia
🎯 Kapasitas Blower (CFM & m³/Jam)
📊 Diagram Sirkulasi Udara Ruangan Canvas
🔒 100% Privat & Client-Side
💡 Kaidah Ventilasi ACGIH: Laju aliran udara dilusi dihitung berdasarkan laju penguapan pelarut ($G$), berat molekul ($MW$), berat jenis ($SG$), faktor pencampuran ($K$), dan Nilai Ambang Batas zat kimia ($\text{NAB}$ ppm).
1. Dimensi Ruangan & Sifat Bahan Kimia
Panjang × Lebar × Tinggi
Cairan pelarut yang menguap
2. Karakteristik Zat Kimia & Faktor Desain
📊 Rekapitulasi Desain Ventilasi
DEBIT: 3.208 M³/JAMKapasitas Blower Exhaust
3.208 m³/jam
Setara: 1.888 CFM (Cubic Feet / Minute)
Sirkulasi Udara:
26,7×
ACH (Kali / Jam)
Laju Uap Pelarut (G)
0,0076 CFM
Uap Murni Kimia
Waktu 1 Siklus Udara
2,2 Menit
60 / ACH
💨 Diagram Aliran Pertukaran Udara Ruang Kerja (ACH)
Tanya Jawab Seputar Ventilasi Dilusi Industri (ACGIH Manual)
Ventilasi Dilusi (General Dilution Ventilation) adalah sistem tata udara yang memasukkan udara segar dan membuang udara terkontaminasi secara kontinu untuk mengencerkan konsentrasi uap pelarut kimia atau gas berbahaya di seluruh volume ruangan hingga berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB).
Ventilasi dilusi cocok digunakan jika:
• Toksisitas bahan kimia tergolong rendah hingga sedang (NAB > 100 ppm).
• Laju penguapan bahan kimia kecil dan tersebar di beberapa titik.
• Pekerja tidak berada tepat di atas sumber uap.
Jika bahan bersifat karsinogenik (sangat beracun) seperti Benzena, wajib menggunakan tudung hisap lokal (Local Exhaust Ventilation / LEV).
• Toksisitas bahan kimia tergolong rendah hingga sedang (NAB > 100 ppm).
• Laju penguapan bahan kimia kecil dan tersebar di beberapa titik.
• Pekerja tidak berada tepat di atas sumber uap.
Jika bahan bersifat karsinogenik (sangat beracun) seperti Benzena, wajib menggunakan tudung hisap lokal (Local Exhaust Ventilation / LEV).
Faktor K (K-Factor 1 s.d. 10) memperhitungkan ketidaksempurnaan distribusi aliran udara di ruangan:
• K = 1 – 2: Pencampuran sangat baik (ruangan kecil dengan banyak inlet/exhaust tersebar).
• K = 2 – 4: Pencampuran rata-rata (bengkel kerja umum).
• K = 4 – 10: Pencampuran buruk atau pekerja dekat dengan sumber uap.
• K = 1 – 2: Pencampuran sangat baik (ruangan kecil dengan banyak inlet/exhaust tersebar).
• K = 2 – 4: Pencampuran rata-rata (bengkel kerja umum).
• K = 4 – 10: Pencampuran buruk atau pekerja dekat dengan sumber uap.
ACH adalah rasio berapa kali volume total udara di dalam ruangan digantikan sepenuhnya oleh udara luar dalam waktu 1 jam. Nilai ACH yang lebih tinggi menunjukkan kapasitas sirkulasi udara yang lebih cepat dan bersih.
Ya, Anda dapat mencetak Lembar Laporan Desain Laju Pertukaran Udara Ruang Kerja resmi format A4 untuk spesifikasi teknis pemilihan kapasitas exhaust blower (CFM / m³/jam) dan mengunduh berkas CSV.
📖 Cara Menggunakan Cara Menghitung Ventilasi Dilusi Industri
1
1. Masukkan Volume Ruangan & Laju Penguapan
Input volume ruang kerja (m³) dan laju penguapan cairan pelarut (liter/jam).
2
2. Pilih Pelarut Kimia atau Masukkan MW & NAB
Pilih zat kimia standar (Toluena, Xilena, MEK, Aseton) atau masukkan berat molekul dan NAB (ppm).
3
3. Pilih Faktor Keselamatan Pencampuran (K)
Tentukan faktor K antara 2 s.d. 10 berdasarkan kondisi distribusi aliran udara ruangan.
4
4. Cetak Laporan Desain Ventilasi Dilusi A4
Ekspor dokumen spesifikasi kapasitas blower exhaust (m³/jam & CFM) format A4.
💡 Kaidah Optimalisasi Ventilasi Ruang Kerja Kimia
🔄 Posisikan Lubang Exhaust Dekat Sumber Polutan
Letakkan lubang hisap exhaust di dekat area penguapan dan di posisi yang lebih rendah untuk uap pelarut yang lebih berat dari udara.
🌬️ Pastikan Udara Make-up (Fresh Air) Cukup
Hindari kondisi tekanan negatif berlebih di dalam ruangan dengan menyediakan jalur pasokan udara segar (make-up air) yang seimbang.
⚡ Gunakan Motor Blower Bersertifikasi Explosion-Proof
Untuk uap pelarut yang mudah terbakar (flammable vapor), wajib menggunakan motor exhaust anti-ledakan (Explosion-Proof ATEX/UL).
🔗 Coba Juga Tools Lain
Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:
🔗 Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan
🌡️ Kalkulator ISBB & Heat Stress K3 — Standar Permenaker No. 05/2018
🛡 Kalkulator Biaya K3 (Safety Cost Calculator)
📋 Template Checklist Inspeksi K3 Harian & Lapangan — Standar SMK3 & OSHA
🍱 Kalkulator Kalori Kerja Fisik & Menu Katering (Permenkes 28/2019)
📋 Generator Toolbox Meeting 5 Menit — Safety Briefing Log
🏗️ Kalkulator Safety Factor & Beban Aman Rigging (Lifting Plan)
🕐 Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 · Dibuat oleh dwik.web.id · Syarat & Ketentuan