🚰

Kalkulator Kebutuhan Air Pemadam (Hydrant & Sprinkler)

Kalkulasi kapasitas reservoir tandon air cadangan pemadam kebakaran (Ground Water Tank) dan debit pompa utama fire pump berdasarkan standar SNI 03-1745-2000, SNI 03-3989-2000, dan Permen PU No. 26/PRT/M/2008.

📜 SNI 03-1745 & SNI 03-3989 ⚡ 4 Preset Kategori Gedung 💧 Volume Tangki Tandon (m³ & Liter) 🚒 Fire Pump Rating (GPM & LPM) 🔒 100% Privat & Client-Side
💡 Formula Baku SNI: Volume Tandon (m³) = [(Debit Hydrant + Debit Sprinkler) dlm LPM × Durasi Pasokan (menit)] ÷ 1.000. Durasi pasokan air wajib: Ringan (30 mnt), Sedang (45 mnt), dan Berat (60–90 mnt). (1 GPM = 3,78541 LPM).

1. Identitas Bangunan & Klasifikasi Bahaya

2. Kebutuhan Debit Aliran Hydrant & Sprinkler

Standar SNI: 500 GPM (1.890 LPM)
Densitas desain area sprinkler
10%

📊 Hasil Kebutuhan Reservoir

STANDAR SNI PASOKAN AIR
Volume Reservoir Tandon Air
87,4 m³
Setara: 87.400 Liter Air Cadangan
Rating Pompa Utama:
700 GPM
2.650 Liter / Menit
Porsi Air Hydrant
62,5 m³
500 GPM × 30 mnt
Porsi Air Sprinkler
24,9 m³
200 GPM × 30 mnt
🚰 Ilustrasi Tangki Tandon Cadangan Pemadam (Ground Water Tank)
Dwi Kurniawan
Dwi Kurniawan ✓ Verified Author & Developer
Industrial Technologist & Praktisi K3 · Pengembang Dwik.web.id

💡 Cerita di Balik Pembuatan Alat Ini

Dalam beberapa peristiwa kebakaran gedung bertingkat, petugas pemadam gagal menjinakkan api karena tandon air gedung habis hanya dalam 10 menit akibat ukuran reservoir yang dirancang asal-asalan tanpa memperhitungkan debit gabungan hydrant dan sprinkler.

🎯 Misi Rekayasa Proteksi Kebakaran yang Andal: Menghitung kapasitas reservoir air berbasis SNI 03-1745 dan SNI 03-3989 menjamin tersedianya pasokan air yang cukup bagi petugas damkar untuk memadamkan api sebelum merambat ke struktur utama gedung.

Tanya Jawab Seputar Kebutuhan Air Hydrant & Sprinkler Gedung

Berdasarkan SNI 03-1745-2000 dan SNI 03-3989-2000, volume air pemadam dihitung berdasarkan gabungan debit pompa hydrant dan debit sprinkler dikalikan durasi pasokan minimum pemadaman:
Volume Air (m³) = [(Debit Hydrant + Debit Sprinkler) dalam liter/menit × Durasi Pasokan (menit)] ÷ 1.000.
Bahaya Kebakaran Ringan (Kantor, Hotel, RS, Apartemen): Minimal 30 menit.
Bahaya Kebakaran Sedang I & II (Pabrik Umum, Mall, Gudang): Minimal 45 menit.
Bahaya Kebakaran Berat (Pabrik Kimia, Minyak, Cat, B3): Minimal 60 hingga 90 menit.
Berdasarkan standar proteksi kebakaran di Indonesia:
Hydrant Gedung (Indoor Box Klas I/III): 500 GPM (1.890 liter/menit) pada titik pengeluaran terjauh.
Hydrant Halaman (Outdoor Pillar): 500 – 1.000 GPM (1.890 – 3.785 liter/menit) dengan tekanan minimal 4,5 bar (65 psi).
Boleh digabung dalam satu tangki tandon terpadu (Combined Ground Water Tank), asalkan pipa hisap (suction) air domestik dipasang lebih tinggi daripada pipa hisap pompa pemadam, sehingga cadangan air pemadam kebakaran tetap terisolasi dan tidak pernah tersedot habis untuk keperluan sehari-hari.
Ya, Anda dapat mencetak Lembar Perhitungan Kebutuhan Air Pemadam resmi format A4 untuk lampiran berkas teknis Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Disnaker/Damkar dan mengunduh berkas CSV.

📖 Cara Menggunakan Cara Menghitung Kebutuhan Air Pemadam Gedung

1
1. Masukkan Klasifikasi Bahaya Gedung

Pilih kelas bahaya kebakaran (Ringan 30 mnt, Sedang 45 mnt, atau Berat 60 mnt).

2
2. Masukkan Debit Hydrant & Sprinkler

Input debit aliran pilar hydrant (standar 500 GPM) dan densitas sprinkler otomatis (GPM).

3
3. Tinjau Volume Tandon Reservoir

Amati total volume air cadangan (m³ dan liter) serta kapasitas fire pump utama.

4
4. Cetak Lembar Teknis SLF A4

Ekspor dokumen kalkulasi kebutuhan air pemadam resmi format A4 untuk lampiran pengurusan SLF gedung.

💡 Kaidah Perancangan Reservoir Tandon Air Pemadam

🚰 Pisahkan Pipa Suction Air Domestik Jika tangki tandon digabung dengan air bersih gedung, letakkan pipa hisap domestik di atas batas air cadangan pemadam kebakaran.
Siapkan Jockey Pump & Pompa Diesel Pastikan sistem pompa pemadam memiliki Jockey pump untuk menjaga tekanan pipa dan Diesel fire pump cadangan saat listrik PLN padam.
🔍 Uji Debit Aliran (Flow Test) Tahunan Lakukan pengujian aliran air hydrant dan sprinkler secara berkala minimal 1 tahun sekali untuk memastikan nozzle dan pipa tidak tersumbat kerak.

🔗 Coba Juga Tools Lain

Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:

🧯 Kalkulator Kebutuhan APAR
Proteksi kebakaran tabung
Kalkulator Penangkal Petir
Proteksi bahaya petir gedung

🔗 Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan

📊 Kalkulator Matriks Risiko 5x5 & HIRADC Interaktif — Standar ISO 31000 & ISO 45001 🧠 Kalkulator Beban Kerja Mental NASA-TLX (Task Load Index) 💡 Kalkulator Kebutuhan Pencahayaan Ruang Kerja (Lux Meter Permenaker 05/2018) 🏗️ Kalkulator Safety Factor & Beban Aman Rigging (Lifting Plan) 📊 Risk Matrix / Register 💰 Kalkulator Pajak PPh 21 TER Terbaru (PP 58/2023 & PMK 168/2023)
🕐 Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 · Dibuat oleh dwik.web.id · Syarat & Ketentuan

🔖 Daftar Bacaan