๐Ÿ”

Kalkulator FMEA & Risk Priority Number (RPN)

Evaluasi mode kegagalan proses dan desain menggunakan metodologi Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Menghitung skor RPN (Severity ร— Occurrence ร— Detection) dan memetakan Action Priority (High, Medium, Low) sesuai AIAG & VDA.

๐Ÿ“œ AIAG & VDA FMEA Handbook โšก 4 Preset Kasus Manufaktur ๐ŸŽฏ Action Priority Matrix (H/M/L) ๐Ÿ“Š Matriks Risiko Heatmap Canvas ๐Ÿ”’ 100% Privat & Client-Side
๐Ÿ’ก Kaidah FMEA AIAG-VDA: RPN = Severity (S) ร— Occurrence (O) ร— Detection (D) (Skala 1โ€“1000). Jika Severity $\ge 9$ atau Action Priority = HIGH, tindakan rekayasa korektif wajib dieksekusi segera.

1. Deskripsi Fungsi & Mode Kegagalan

2. Skala Penilaian Severity, Occurrence & Detection

๐Ÿ“Š Hasil Evaluasi Prioritas FMEA

ACTION PRIORITY: HIGH
Risk Priority Number (RPN)
200
S (10) ร— O (4) ร— D (5) = 200
Prioritas Tindakan:
HIGH (H)
Wajib Mitigasi Segera
Tingkat Keparahan (S)
10 (Kritis)
Keselamatan / Nyawa
Status Kontrol Deteksi
Sedang (D = 5)
Sampling Manual
๐ŸŽฏ Matriks Posisi Risiko FMEA (Severity vs Occurrence)
Dwi Kurniawan
Dwi Kurniawan โœ“ Verified Author & Developer
Industrial Technologist & Praktisi K3 ยท Pengembang Dwik.web.id

๐Ÿ’ก Cerita di Balik Pembuatan Alat Ini

Di industri perakitan manufaktur otomotif dan migas, kecelakaan fatal atau penarikan massal (product recall) sering terjadi karena tim QA/QC mengabaikan bahaya dengan nilai Severity tinggi hanya karena RPN totalnya terlihat kecil.

๐ŸŽฏ Misi Pencegahan Cacat & Keandalan Mutu: Menerapkan matriks Action Priority AIAG-VDA 2026 memastikan setiap potensi bahaya kritis keselamatan (S โ‰ฅ 9) langsung diprioritaskan untuk rekayasa mitigasi Poka-Yoke.

Tanya Jawab Seputar FMEA & Risk Priority Number (AIAG-VDA)

Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) adalah metodologi terstruktur untuk mengidentifikasi potensi kegagalan pada desain produk (DFMEA) atau proses produksi (PFMEA). RPN adalah nilai prioritas risiko yang dihitung dari perkalian:
RPN = Severity (S) ร— Occurrence (O) ร— Detection (D) (skala 1 โ€“ 1000).
Metode AIAG-VDA modern menggunakan matriks Action Priority (High, Medium, Low) yang lebih menitikberatkan pada nilai Severity (keparahan dampak). Meskipun nilai RPN sama (misal 72), kasus dengan S = 9 akan otomatis mendapat prioritas tindakan HIGH, sedangkan kasus dengan S = 4 mendapat prioritas LOW.
Tindakan korektif wajib diambil jika:
โ€ข Status Action Priority adalah HIGH.
โ€ข Nilai Severity S โ‰ฅ 9 (terkait keselamatan kerja atau kepatuhan regulasi hukum).
โ€ข Nilai RPN > 100 pada sebagian besar standar industri otomotif dan kedirgantaraan.
โ€ข Turunkan Occurrence (O) dengan modifikasi desain atau otomasi pencegahan kesalahan (Poka-Yoke).
โ€ข Turunkan Detection (D) dengan memasang sensor inspeksi otomatis (AOI / Vision Camera).
Ya, Anda dapat mencetak Lembar Analisis FMEA & Rencana Tindakan Korektif resmi format A4 untuk bukti pemenuhan audit mutu IATF 16949 dan mengunduh berkas CSV.

๐Ÿ“– Cara Menggunakan Cara Mengisi Form & Menghitung RPN FMEA

1
1. Deskripsikan Fungsi & Mode Kegagalan

Input tahapan kerja proses, potensi kerusakan/kegagalan komponen, dan efek buruknya pada pengguna.

2
2. Tentukan Skor Severity, Occurrence, Detection

Pilih nilai skala 1โ€“10 untuk keparahan dampak (S), frekuensi timbulnya masalah (O), dan efektivitas sensor deteksi (D).

3
3. Tinjau Nilai RPN & Action Priority (AP)

Amati nilai RPN (1โ€“1000) dan klasifikasi prioritas mitigasi AIAG-VDA (High, Medium, Low).

4
4. Cetak Form Analisis FMEA A4

Ekspor dokumen analisis kegagalan resmi format A4 untuk bukti audit mutu ISO 9001 / IATF 16949.

๐Ÿ’ก Kaidah Penerapan FMEA yang Efektif di Industri

๐Ÿ›ก๏ธ Prioritaskan Severity Kritis (S โ‰ฅ 9) Jika dampak kegagalan berpotensi mengancam nyawa operator atau melanggar undang-undang, mitigasi rekayasa wajib dijalankan tanpa memandang nilai RPN.
โš™๏ธ Gunakan Mekanisme Anti-Salah (Poka-Yoke) Cegah terjadinya cacat di sumbernya (turunkan Occurrence) dengan jig pembatas fisik atau sensor otomasi interlock.
๐Ÿ”„ Lakukan Re-evaluasi Pasca Tindakan Setelah tindakan perbaikan diimplementasikan, hitung ulang nilai RPN baru untuk memvalidasi penurunan tingkat risiko secara terukur.

๐Ÿ”— Coba Juga Tools Lain

Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:

๐Ÿ“ฆ Kalkulator Safety Stock
Buffer pengaman rantai pasok
โฑ๏ธ Kalkulator Kapasitas TOC
Identifikasi bottleneck pabrik

๐Ÿ”— Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan

๐Ÿ“Š Kalkulator Kapabilitas Proses Six Sigma (Cp, Cpk & DPMO) โฑ๏ธ Kalkulator Kapasitas & Bottleneck Teori Kendala (Goldratt TOC) โš™๏ธ Kalkulator Total Dynamic Head (TDH) & Daya Pompa Air ๐Ÿ“ Formulir Laporan Near-Miss K3 & Analisis Piramida Heinrich โณ Kalkulator Nilai Waktu Uang & Inflasi Rupiah (Future Value & Present Value) ๐Ÿ’ผ Kalkulator Biaya Rekrutmen & Turnover Karyawan (SHRM)
๐Ÿ• Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 ยท Dibuat oleh dwik.web.id ยท Syarat & Ketentuan

๐Ÿ”– Daftar Bacaan