Kalkulator Desain Sabuk V-Belt & Pulley
Perancangan geometris dan kapasitas transmisi sabuk V-Belt mesin industri (*V-Belt Drive Design*) sesuai standar ISO 4184 dan Shigley. Menghitung panjang pitch keliling sabuk ($L_p$), rasio reduksi RPM, kecepatan linier ($v$), sudut kontak ($\theta$), dan estimasi jumlah alur sabuk.
๐ Standar ISO 4184 & RMA
โก 4 Preset Transmisi Mesin Industri
๐ฏ Formula Geometri Lp & Sudut Kontak ฮธ
๐ Diagram 2-Pulley Transmisi Canvas
๐ 100% Privat & Client-Side
๐ก Kaidah Transmisi Sabuk: Sudut kontak busur lilitan ($\theta$) pada pulley kecil wajib $\ge 120^\circ$ untuk mencegah slip dan kecepatan sabuk ideal antara 10โ25 m/s.
1. Daya Motor & Putaran Poros (RPM)
Standar 4-Pole: 1450 RPM
2. Geometri Pulley & Jarak Sumbu Poros
Center-to-Center Distance
๐ Rekapitulasi Desain V-Belt
SABUK: 3x TIPE B (Lp 1638 mm)Panjang Pitch Sabuk (Lp)
1.638 mm
Kode Sabuk: B-64 (Setara 64,5 Inci)
Kebutuhan Sabuk:
3 Jalur
Alur Pulley (Grooves)
Kecepatan Linier Sabuk
12,1 m/s
Ideal: 10โ25 m/s
Sudut Kontak Busur (ฮธ)
170,4ยฐ
Aman (Min. 120ยฐ)
โ๏ธ Skema Geometri Transmisi 2-Pulley & Sabuk V-Belt
Tanya Jawab Seputar Perancangan Sabuk V-Belt & Pulley (ISO 4184)
Panjang pitch keliling sabuk ($L_p$) dihitung menggunakan rumus pendekatan:
Di mana C adalah jarak sumbu poros (Center Distance), D1 diameter pulley driver, dan D2 diameter pulley driven.
Lp = 2C + (ฯ/2)(D1 + D2) + ((D2 - D1)ยฒ / (4C))Di mana C adalah jarak sumbu poros (Center Distance), D1 diameter pulley driver, dan D2 diameter pulley driven.
Kecepatan linier sabuk ideal berkisar antara 10 m/s hingga 25 m/s. Kecepatan di atas 30 m/s pada sabuk standar klasik memicu gaya sentrifugal tinggi yang mengurangi gaya jepit sabuk pada alur pulley dan mempercepat keausan.
Sudut kontak busur ($\theta$) pada pulley kecil menentukan luas permukaan gesekan penahan beban. Jika $\theta < 120^\circ$, sabuk sangat rentan mengalami selip (slipping) yang mengakibatkan hilangnya torsi transmisi dan sabuk cepat panas/putus.
โข Tipe A (13ร8 mm): Untuk motor daya kecil (0,75 โ 4 kW).
โข Tipe B (17ร11 mm): Untuk motor industri umum (3 โ 15 kW).
โข Tipe C (22ร14 mm): Untuk beban menengah-berat (11 โ 45 kW).
โข Tipe D (32ร19 mm): Untuk beban sangat berat crusher/mesin tambang (> 37 kW).
โข Tipe B (17ร11 mm): Untuk motor industri umum (3 โ 15 kW).
โข Tipe C (22ร14 mm): Untuk beban menengah-berat (11 โ 45 kW).
โข Tipe D (32ร19 mm): Untuk beban sangat berat crusher/mesin tambang (> 37 kW).
Ya, Anda dapat mencetak Lembar Spesifikasi Teknis Pemilihan Sabuk Transmisi V-Belt resmi format A4 untuk lampiran PO sparepart dan instruksi teknisi bengkel serta mengunduh berkas CSV.
๐ Cara Menggunakan Cara Mendesain Transmisi Sabuk V-Belt
1
1. Masukkan Daya Motor (kW) & Putaran RPM
Input daya penggerak motor listrik (kW) dan RPM poros driver.
2
2. Masukkan Diameter Pulley D1 & D2 serta Jarak Poros C
Input diameter luar/pitch kedua pulley dan jarak antar sumbu poros (mm).
3
3. Pilih Profil Sabuk (Tipe A, B, C, D)
Dapatkan panjang pitch keliling (Lp), kode sabuk inci, sudut kontak ฮธ, dan jumlah jalur alur.
4
4. Cetak Spesifikasi Teknis Pemesanan Sabuk A4
Ekspor lembar spesifikasi pengadaan sparepart resmi format A4 untuk bagian procurement/gudang.
๐ก Kaidah Perawatan & Pemasangan Transmisi V-Belt
๐ Selaraskan Kelurusan Pulley (Pulley Alignment)
Pastikan kedua alur pulley berada dalam satu bidang garis lurus (misalignment < 0,5ยฐ) menggunakan penggaris lurus atau laser alignment tool.
๐ง Gunakan Belt Tension Meter untuk Ketegangan Pas
Jangan memasang sabuk terlalu kencang (merusak bearing motor) atau terlalu kendur (memicu selip dan terbakar).
๐ Ganti Seluruh Sabuk Satu Set (Matched Set)
Pada pulley multi-alur, jika satu sabuk putus, wajib mengganti seluruh sabuk bersamaan agar panjang pitch seragam dan beban terbagi rata.
๐ Coba Juga Tools Lain
Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:
๐ Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan
๐ Terakhir diperbarui: 17 Agustus 2026 ยท Dibuat oleh dwik.web.id ยท Syarat & Ketentuan