Generator Faktur & Invoice Profesional

Susun faktur tagihan lengkap dengan nomor otomatis, rincian item, diskon, PPN 12% (tarif penuh atau DPP nilai lain 11/12), uang muka, dan terbilang rupiah — lalu cetak sebagai lembar A4.

🧾 Bisnis & Keuangan 📜 UU 7/2021 HPP & PMK 11/2025 🔢 Nomor Invoice Otomatis 🔒 100% Client-Side Privacy
💡 Ringkasan Inti PPN pada Invoice (UU HPP)
📜 Aturan Pajak yang Berlaku

Sejak tarif PPN naik menjadi 12%, tidak semua barang/jasa dikenai 12% dari harga jual. Untuk objek yang DPP-nya memakai nilai lain, dasar pengenaan pajak dihitung 11/12 dari harga, lalu dikenai tarif 12% — sehingga beban efektifnya tetap 11% dari harga.

Tarif PPN 12% (UU 7/2021 HPP)
DPP nilai lain 11/12 × harga jual (PMK 11/2025)
Contoh Rp 10 juta (nilai lain) DPP Rp 9.166.667 · PPN Rp 1.100.000
Invoice vs faktur pajak Invoice = tagihan dagang; e-Faktur = dokumen pajak resmi
⚡ Preset invoice Satu klik untuk memuat skenario tagihan yang umum
💾 Workspace Lokal: Parameter tersimpan privat di peramban
1 Penerbit & Klien

Data ini muncul di kop dan blok "Ditagihkan kepada".

2 Nomor, tanggal & status
3 Item tagihan

Diskon per baris dalam persen. Tambah atau hapus baris sesuai kebutuhan.

DeskripsiQtyHargaDisc %Jumlah
4 Pajak, diskon & uang muka
Rp
Rp
🧾 Ringkasan Tagihan 0 baris
Total tagihan
Rp 0
DPP nilai lain
Sisa dibayar
Rp 0
DP Rp 0
—
Subtotal setelah diskon itemRp 0
Total diskonRp 0
DPPRp 0
PPNRp 0
PPN efektif terhadap harga—
Grand totalRp 0
—

📊 Perbandingan Mode PPN pada Nilai yang Sama

Angka di bawah dihitung dengan engine yang sama seperti kalkulator di halaman ini (tarif 12%).

Harga jual (DPP sebelum pajak)ModeDPPPPNTotal tagihanPPN efektif
Rp 10.000.000Nilai lain (11/12)Rp 9.166.667Rp 1.100.000Rp 11.100.00011,00%
Rp 10.000.000Tarif penuh 12%Rp 10.000.000Rp 1.200.000Rp 11.200.00012,00%
Rp 10.000.000Tanpa PPNRp 10.000.000Rp 0Rp 10.000.0000,00%
Rp 50.000.000Nilai lain (11/12)Rp 45.833.333Rp 5.500.000Rp 55.500.00011,00%
Rp 50.000.000Tarif penuh 12%Rp 50.000.000Rp 6.000.000Rp 56.000.00012,00%

🧾 Unsur Wajib Sebuah Invoice Dagang

UnsurKenapa pentingDi alat ini
Nomor invoice unikMencegah tagihan ganda & memudahkan pelacakan piutangTombol 🔢 membuat format INV/YYYYMM/NNN
Identitas penjual & pembeliSyarat dokumen dagang; NPWP diperlukan bila ada PPNBlok penerbit + "Ditagihkan kepada"
Rincian item, qty, hargaDasar sengketa bila nilai tidak cocokTabel item dengan diskon per baris
DPP & PPN terpisahMemudahkan pemeriksaan pajak dan pencocokan e-FakturBaris DPP dan PPN selalu terpisah
TerbilangMengurangi risiko manipulasi angka pada dokumen cetakTerbilang rupiah otomatis
Jatuh tempo & instruksi bayarMempercepat penagihanTanggal + catatan pembayaran
Rumus yang dipakai

Baris = qty × harga × (1 − diskon baris)

Netto = Σ baris − diskon tambahan

DPP = netto (tarif penuh) atau netto × 11/12 (nilai lain)

PPN = DPP × tarif · Total = netto + PPN · Sisa = total − DP

Perhatian: invoice ≠ faktur pajak

Alat ini menghasilkan dokumen tagihan. Bila Anda PKP dan transaksi dikenai PPN, faktur pajak tetap harus diterbitkan melalui e-Faktur dan dilaporkan di SPT Masa PPN.

⚖️ Kaidah Hukum & Rujukan

Rujukan yang dipakai untuk tarif dan perlakuan PPN pada alat ini.

  • UU No. 7 Tahun 2021 (HPP) — mengubah UU PPN: tarif PPN menjadi 12% dan memberi dasar bagi penggunaan nilai lain sebagai DPP.
  • PMK No. 11 Tahun 2025 — mengatur nilai lain sebagai Dasar Pengenaan Pajak dan besaran tertentu PPN, termasuk perlakuan 11/12.
  • UU No. 6 Tahun 1983 jo. UU 28/2007 jo. UU 7/2021 — ketentuan umum perpajakan: kewajiban penerbitan faktur pajak oleh PKP.
  • PMK 141/PMK.03/2015 jo. PMK 81/2024 — jenis jasa yang dipotong PPh 23 (relevan bila klien memotong pajak atas jasa Anda).
  • UU No. 27 Tahun 2022 (PDP) — data klien (nama, NPWP, nilai transaksi) adalah data pribadi; alat ini tidak mengirimkannya ke server.

📖 Cara Menggunakan Membuat Invoice dengan PPN yang Benar

1
Isi identitas & nomor

Lengkapi data penerbit dan klien, lalu buat nomor invoice otomatis agar tidak kembar.

2
Tambahkan item tagihan

Isi deskripsi, qty, harga satuan, dan diskon per baris. Subtotal dihitung otomatis.

3
Pilih mode PPN

Nilai lain (efektif 11%) untuk objek yang DPP-nya memakai nilai lain, tarif penuh 12% untuk objek PPN penuh, atau tanpa PPN untuk non-PKP.

4
Tetapkan DP & jatuh tempo

Masukkan uang muka yang sudah diterima; sisa tagihan dihitung dari total termasuk PPN.

5
Cetak atau kirim

Pratinjau A4, unduh PDF, salin format WhatsApp, atau bagikan tautan berisi parameter invoice.

💡 Tips agar Invoice Tidak Menimbulkan Sengketa

🔢 Satu nomor, satu transaksi Jangan memakai ulang nomor invoice untuk revisi. Terbitkan nomor baru dengan catatan "revisi dari INV-xxx".
🧾 Pisahkan DPP dan PPN Menulis "total Rp 11.100.000 termasuk PPN" tanpa memecah DPP menyulitkan pencocokan dengan e-Faktur dan bukti potong.
📎 Lampirkan bukti potong Bila klien memotong PPh 23, minta bukti potongnya. Selisih antara nilai invoice dan uang masuk biasanya berasal dari sana.

Tanya Jawab Invoice, PPN 12% & Faktur Pajak (FAQ)

Tidak. Kewajiban memungut PPN bergantung pada status penjual sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan jenis barang/jasanya. Penjual non-PKP tidak memungut PPN, dan ada objek yang memang tidak dikenai PPN. Karena itu alat ini punya mode Tanpa PPN (non-PKP) — jangan menambahkan PPN hanya karena tarifnya 12%.
Keduanya memakai tarif 12%, yang berbeda adalah dasar pengenaan pajaknya:
• Tarif penuh: PPN = 12% × harga jual. Contoh harga Rp 10.000.000 → PPN Rp 1.200.000.
• DPP nilai lain: DPP = 11/12 × Rp 10.000.000 = Rp 9.166.667, lalu PPN = 12% × DPP = Rp 1.100.000 — efektif 11% dari harga.
Dasar aturan DPP nilai lain adalah PMK 11/2025, turunan dari UU 7/2021 (HPP). Pastikan objek transaksi Anda memang termasuk yang memakai nilai lain sebelum memilih mode ini.
Tidak. Invoice adalah dokumen tagihan dagang antara penjual dan pembeli. Faktur pajak adalah dokumen yang diterbitkan PKP melalui sistem e-Faktur dan dilaporkan dalam SPT Masa PPN. Untuk transaksi yang wajib PPN, invoice Anda sebaiknya memuat NPWP, DPP, dan PPN yang sama dengan faktur pajaknya — tetapi invoice tidak menggantikan kewajiban menerbitkan faktur pajak.
Pemotongan PPh 23 (2% dari jumlah bruto untuk vendor ber-NPWP, 4% tanpa NPWP) dilakukan klien atas pembayaran jasa, dan tidak mengurangi PPN. Praktik yang lazim: tagihan tetap penuh (DPP + PPN), lalu klien memotong PPh 23 dari nilai jasa dan menyerahkan bukti potong. Karena itu nilainya bisa berbeda dengan uang yang masuk ke rekening — catat bukti potongnya sebagai kredit pajak.
DP mengurangi jumlah yang harus dibayar, bukan dasar pengenaan pajak. Alat ini menghitung DPP dan PPN dari nilai penuh setelah diskon, lalu mengurangkan DP dari total (termasuk PPN) sehingga diperoleh sisa tagihan. Bila DP dibayar di muka untuk transaksi yang wajib PPN, faktur pajaknya biasanya diterbitkan saat pembayaran DP — konsultasikan urutannya dengan konsultan pajak Anda.
Tidak. Seluruh perhitungan dan pembuatan dokumen berjalan di browser Anda. Tidak ada nama klien, NPWP, atau nilai transaksi yang dikirim ke server dwik.web.id — termasuk saat Anda mengunduh PDF atau CSV.
Dwi Kurniawan, S.E.
Dwi Kurniawan, S.E. ✓ Verified Author & Developer
Industrial Technologist & Praktisi K3 · Pengembang Dwik.web.id

💡 Cerita di Balik Pembuatan Alat Ini

Saya membuat alat ini karena tagihan yang rapi sering menentukan apakah sebuah pekerjaan dibayar tepat waktu. Di banyak usaha kecil, invoice dibuat di aplikasi chat dengan angka yang tidak pernah dicocokkan dengan PPN — dan selisihnya baru terasa saat tutup buku.

Alat ini memisahkan DPP, PPN, diskon, dan DP secara eksplisit, memakai mode PPN yang bisa dipilih sesuai objek transaksi, serta tidak pernah mengirim data klien ke server. Semua diproses di browser Anda.

🔗 Coba Juga Tools Lain

Tools ini cocok dipadukan dengan kalkulator lainnya:

🧮 Kalkulator PPN 12%
Uji DPP nilai lain vs tarif penuh
📑 Kalkulator PPh 23 Jasa
Pemotongan 2% / 4% atas jasa
🧾 Kalkulator PPh 21 TER
Pajak gaji karyawan PP 58/2023
🏥 Kalkulator BPJS Kesehatan
Iuran 5% dengan batas upah
📈 Kalkulator BEP
Titik impas usaha & margin
🏦 Simulasi Pinjaman
Cicilan anuitas & total bunga

🔗 Alat Terkait yang Mungkin Anda Butuhkan

🚢 Kalkulator Muatan Kontainer & Truk: CBM & Tonase 📜 Kalkulator Pembagian Waris Islam Faraidh (KHI & An-Nisa) 📊 Kalkulator Inventory Turnover Ratio (ITR) 🧾 Kalkulator PPh Final UMKM 0,5% 📊 Kalkulator Valuasi Saham DCF (FCFF) & Margin of Safety 💼 Kalkulator Tarif Freelance (Hourly Rate) per Jam
Iklan · Sponsor
🕐 Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2026 · Dibuat oleh dwik.web.id · Syarat & Ketentuan
Tanya Jawab & Diskusi Teknis

Diskusi Penggunaan Generator Faktur & Invoice Profesional

Ada pertanyaan seputar rumus perhitungan, dasar regulasi, kendala teknis, atau saran pengembangan alat ini? Tuliskan diskusi Anda di bawah.

Hemat kuota & memori — komentar dimuat hanya saat Anda inginkan.

🔖 Daftar Bacaan