pengembangan-diri

Seni Menerima dan Memberi Feedback di Tempat Kerja

Klik berikutnya untuk membaca poin-poin utama keselamatan kerja.

Bagian 1: Pengalaman di PT FUMIRA — Seni Menerima Feedback Tanpa Defensif

Saat pertama kali bekerja di divisi Purchasing PT FUMIRA pada akhir tahun 2013, tanggung jawab saya sangat krusial: mengelola dokumen pembelian bahan baku baja gulungan lembaran (Cold Rolled Coil) langsung dari produsen besar seperti PT Krakatau Steel. Suatu hari, karena terburuburu, saya melakukan kesalahan pengetikan nomor spesifikasi ketebalan baja pada lembar Purchase Order (PO).

Bagian 2: Pengalaman di PT Khazhen Global — Memberi Feedback kepada Senior Tanpa Menggurui

Tantangan terbesar berikutnya muncul saat saya menjadi Koordinator Pelatihan di PT Khazhen Global Indonesia. Saya bertanggung jawab mengawasi jalannya pelatihan sertifikasi K3 Operator Alat Berat.

Bagian 3: Memberikan Umpan Balik kepada Atasan (*Upward Feedback*)

Banyak karyawan yang memilih diam ketika melihat ada alur kerja atasan yang kurang efisien karena takut dicap pembangkang. Namun, dari pengalaman saya mendampingi manajemen proyek di PT Sentras Multi Daya, atasan yang berorientasi pada pertumbuhan (growthoriented leader) sangat menghargai masukan dari bawahannya, asalkan disampaikan secara privat, sopan dan berfokus pada solusi.

Ingin Tahu Lebih Lengkap?

Baca panduan mendalam secara utuh di situs dwik.web.id. Klik tombol di bawah ini untuk menuju artikel lengkap.

Baca Selengkapnya 🚀