Klik berikutnya untuk membaca poin-poin utama keselamatan kerja.
Setiap hari, ribuan pekerja Indonesia berinteraksi dengan bahan kimia berbahaya tanpa menyadari risiko laten yang mengintai. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat ribuan kasus kecelakaan kerja setiap tahunnya dan sebagian besar terkait dengan paparan bahan kimia.
Tidak semua sertifikasi K3 kimia memiliki bobot yang sama. Sebagai praktisi yang pernah mengurus pengadaan APD dan bekerja sama dengan vendor pelatihan, saya membagi sertifikasi ini menjadi tiga kategori utama: | Jenis Sertifikasi | Lembaga Penerbit | Fokus Materi | Masa Berlaku | ||||| | Ahli K3 Kimia | Kemnaker RI melalui BNSP | Manajemen risiko bahan kimia, penyimpanan, tanggap darurat | 3 tahun | | Petugas K3 Kimia (Pengawas Operasional) | Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) | Pengawasan harian, inspeksi dan audit internal | 3 tahun | | Operator Penanganan Bahan Kimia | LSP atau perusahaan terakreditasi | Praktik penanganan, pengisian dan pemindahan bahan kimia | 23 tahun | Sertifikasi Ahli K3 Kimia adalah level tertinggi dan biasanya menjadi syarat wajib bagi perusahaan yang menyimpan bahan kimia berbahaya dalam jumlah besar.
Banyak calon peserta bertanya kepada saya tentang syarat mengikuti pelatihan ini. Jawabannya sederhana: Anda tidak perlu latar belakang kimia murni, tetapi harus memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun di lingkungan industri.
Baca panduan mendalam secara utuh di situs dwik.web.id. Klik tombol di bawah ini untuk menuju artikel lengkap.
Baca Selengkapnya 🚀