K3

Hak Tolak Kerja dan 4 Hak K3 Lainnya yang Wajib Anda

Klik berikutnya untuk membaca poin-poin utama keselamatan kerja.

5 Hak K3 Karyawan — Dijamin Undang-Undang

| | Hak | Dasar Hukum | Di Lapangan | ||||| | 1 | Hak Tolak Kerja | UU 1/1970 Pasal 12 + UU 13/2003 Pasal 86 | Menolak pekerjaan jika kondisi membahayakan jiwa | | 2 | Hak APD Gratis | Permenaker 8/2010 | Perusahaan wajib menyediakan, tidak boleh potong gaji | | 3 | Hak Pelatihan K3 | UU 1/1970 Pasal 9 | Training sebelum mulai kerja + refreshment berkala | | 4 | Hak Tahu Risiko | UU 1/1970 Pasal 14 | Informasi tentang bahaya di tempat kerja — termasuk MSDS bahan kimia | | 5 | Hak Lapor | UU 13/2003 + PP 50/2012 | Melapor ke pengawas K3 atau Disnaker tanpa takut pembalasan |.

Hak Tolak Kerja — Kapan dan Bagaimana?

Hak tolak kerja bukan "mogok kerja. " Anda hanya bisa menggunakannya jika: ✅ Ada bahaya yang segera mengancam keselamatan (imminent danger) ✅ Anda sudah melapor ke atasan langsung ✅ Pengawas K3 atau Ahli K3 membenarkan penilaian Anda ❌ Bukan karena "capek" atau "tidak mood" [!WARNING] Hak tolak kerja bukan alasan untuk tidak bekerja sama sekali.

Hak APD Gratis — Bukan "Bonus", Tapi Kewajiban

Permenaker 8/2010 tegas: APD disediakan perusahaan, GRATIS. Tidak boleh dipotong gaji.

Hak Pelatihan K3 — Bukan Cuma Formalitas Tanda Tangan

UU 1/1970 Pasal 9 mewajibkan perusahaan memberi pelatihan K3 sebelum Anda mulai bekerja. Plus refreshment berkala — minimal setahun sekali untuk area high risk.

Pelajari Selengkapnya

Baca panduan mendalam dan ulasan komprehensif di situs dwik.web.id.

Baca Artikel Lengkap 🚀